Resensi Buku How to Fall in Love (Cara Jatuh Cinta)


Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Penulis : Cecelia Ahern
hlm : 352

   Christine Rose tinggal di Dublin bersama suaminya, Barry yang ingin ia ceraikan. Saat mempraktekkan apa yang dibacanya dalam buku How to Live in Your Happy Place, Christine tanpa sengaja bertemu dengan Simon Conway, seorang pria berusia 36 tahun yang mencoba bunuh diri. Tadinya Christine mengira berhasil menggagalkan percobaan bunuh diri Simon sampai pria itu menarik pelatuk pistol ke kepalanya. Sebuah mukjizat saat Simon tidak langsung meninggal. Sebaliknya Simon dirawat di rumah sakit dalam keadaan koma. Merasa bersalah karena Simon tetap mencoba mengakhiri hidup, Christine menjenguk Simon di rumah sakit. Entah bagaimana, Christine dihadapkan lagi pada situasi serupa saat dia tanpa sengaja melihat seorang pria mencoba bunuh diri dengan menerjunkan dirinya ke sungai Liffey. Kali ini Christine berhasil membuat pria itu berubah pikiran. Di tengah usahanya membujuk pria itu yang kemudian diketahuinya bernama Adam Basil, Christine telanjur membuat kesepakatan bahwa hidup Adam akan membaik dan batas waktu kesepakatan itu adalah hari ulang tahun Adam yang tinggal dua minggu lagi. Jika hidup Adam ternyata tidak membaik dalam dua minggu yaitu saat dia berulang tahun ke-35, dia akan mengakhiri hidupnya.
     Christine merasa bertanggungjawab atas kehidupan Adam, apalagi mendiang ibunya juga telah berkali-kali mencoba mengakhiri hidupnya. Itu sebabnya dia terus mengekori Adam dan mencaritahu mengapa Adam ingin bunuh diri. Christine lalu mengetahui dari penuturan Adam bahwa dia berniat bunuh diri karena tunangannya, Maria Harty berselingkuh dengan sahabatnya, Sean. Selain itu Adam juga kehilangan pekerjaannya sebagai pilot helikopter di Irish Coast Guard akibat mengambil cuti terlalu lama karena ayahnya, Richard Basil sakit. Christine lalu berinisiatif mengajak Adam untuk menjenguk Simon di rumah sakit, namun Susan, istri Simon mengusir mereka. Tak ingin menyerah, Christine lalu berusaha membantu Adam dengan petunjuk buku Cara Menikmati Hidup dengan Tiga Langkah Sederhana yaitu dengan makan, berjalan-jalan, dan melihat matahari terbit. Christine juga berjanji akan membantu Adam untuk mendapatkan kembali Maria. Sayangnya usaha Christine untuk membantu Adam lebih bahagia tidak berjalan sesuai rencananya. Salah satunya saat Christine menemani Adam menjenguk ayahnya yang sakit di rumah sakit sekaligus ingin memberitahukan bahwa Adam tidak berniat mengambilalih pimpinan pada perusahaan keluarga saat ayahnya kelak meninggal justru berakhir dengan perkelahian antara Adam dan Nigel, sepupunya.
     Christine sendiri bukannya tidak memiliki masalah. Setelah meninggalkan Barry yang mengambil semua milik bersama mereka, termasuk uang dalam tabungan bersama, Barry juga menghancurkan kaca depan mobil Julie yang dipinjam Christine dengan tongkat golf. Belum lagi Christine harus bersikap suportif terhadap sahabatnya, Amelia yang baru saja kehilangan ibunya yang tiba-tiba meninggal. Saat memeriksa gudang yang disewa ibunya tanpa sepengetahuannya, Amelia baru mengetahui bahwa dirinya adalah anak adopsi. Amelia lalu meminta bantuan Bobby, sepupu Christine untuk mencari ibu kandungnya.
     Saat akhirnya ayah Adam meninggal, Adam harus memutuskan apakah akan mengambil pucuk pimpinan di perusahaannya atau membiarkannya diambil alih oleh Nigel. Berkat bantuan Christine yang selalu mendampinginya, Adam pun pulih. Dia setuju mengambil pucuk pimpinan di perusahaan. Hubungan Adam dan Christine pun berubah, dari persahabatan menjadi sepasang kekasih. Sementara itu saat terakhir kali Christine menjenguk Simon di rumah sakit, Simon akhirnya meninggal dunia.
     Christine masih dalam keadaan kacau karena kematian Simon saat Barry datang untuk minta maaf. Belum lagi menata diri, Detektif Aidan Maguire yang menangani kasus Simon dan Adam minta tolong pada Christine untuk bicara pada putrinya, Caroline yang mencoba bunuh diri. Christine pun menyanggupi.
     Tepat pada hari ulang tahun Adam, Christine sempat mengira Adam akan bunuh diri saat tiba-tiba Adam menghilang dari pesta ulang tahunnya. Christine dengan panik segera mencari Adam. Berbeda dari yang dipikirkan Christine, Adam justru merasa bahagia, meskipun begitu Adam setuju untuk menemui terapis. Saat Detektif Maguire menelepon Christine untuk mengundangnya bersama Adam ke pesta ulang tahun putrinya yang ke-16, Christine pun tahu Caroline kini baik-baik saja.
     Jelas, isu yang ingin diangkat Cecelia Ahern dalam novel ini adalah depresi yang mengarah ke percobaan bunuh diri. Sekalipun topik ini yang ingin diangkat, Ahern berhasil menulis novel ini dengan ringan, lucu, dan tidak gelap. Tentu, moral cerita dari novel ini jelas. Orang awam seperti karakter Christine tidak bisa menggantikan peran terapis. Itu sebabnya Christine gagal mencegah karakter Simon untuk bunuh diri. Sama seperti karakter Adam yang akhirnya jatuh cinta pada kehidupan, semoga semua orang bisa seberuntung karakter Adam dan Caroline yang percobaan bunuh dirinya berhasil digagalkan dan mendapat bantuan yang diperlukan, khususnya dari terapis yang memang memiliki keahlian di bidangnya.
    
    


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Buku Finding Audrey (Aku, Audrey)

Resensi Buku My Not So Perfect Life (Hidupku yang Tak Sempurna)