Review Film Gohan
Film yang disutradarai oleh trio Chayanop Boonprakob, Nattawut Poonpiriya, dan Atta Hemwadee ini mengisahkan tentang seekor anjing liar yang tanpa sengaja masuk ke kotak pendingin minuman saat Hiro (Kitachima Yasushi) menjatuhkan kaleng-kaleng minuman yang dibelinya. Mulanya Hiro tak berniat mengadopsi anjing yang tanpa sengaja dibawanya pulang karena apartemen tempatnya tinggal tidak mengijinkan penghuninya untuk memelihara hewan. Hiro menamai anjing yang ditemukannya Gohan (nasi) karena bulunya yang putih. Meski Gohan suka pipis sembarangan dan membuat berantakan apartemennya, Hiro sabar menghadapi ulah Gohan. Hiro yang dipaksa pensiun oleh perusahaannya akhirnya menyerah dan setuju untuk pensiun. Sebelum pulang ke Jepang, Hiro berniat mencarikan tuan yang mau mengadopsi Gohan. Setelah proses wawancara dengan banyak kandidat, Hiro akhirnya mendapat kandidat sempurna. Meaow (Jarinporn Joonkiat) yang akhirnya dipilih Hiro untuk menjadi pemilik baru Gohan. Saat Hiro ingin melihat Gohan secara diam-diam untuk terakhir kalinya sebelum terbang ke Jepang, Gohan menyadari kehadirannya dan kabur dari Meaow yang sedang mengajaknya berjalan kaki. Gohan mengejar mobil yang ditumpangi Hiro sehingga Hiro terpaksa menghentikan mobil dan menemui Gohan. Sadar Gohan tak ingin berpisah darinya, Hiro lalu pindah rumah dan memelihara Gohan dari seekor anak anjing hingga menjadi anjing dewasa. Sayangnya, Hiro meninggal karena covid dan Gohan diangkut paksa ke tempat penampungan anjing dengan dibius. Di penampungan, realita yang terjadi sungguh kejam. Anjing dijadikan magnet bagi para donatur untuk menyumbangkan uangnya. Anjing yang tidak menarik donatur dibunuh dan tempatnya digantikan oleh anjing lain. Anjing yang masih tinggal di penampungan hanya diberi makan setiap dua hari. Di penampungan, Gohan bertemu Namcha (Poe Mamhe Thar), pekerja asal Myanmar yang dipekerjakan secara ilegal. Setelah tabungan Namcha cukup, dia diam-diam membebaskan semua anjing di tempat penampungan dari kekejaman majikannya. Gohan mengikuti Namcha dan meski diusir, dia tetap mengikuti gadis itu. Namcha sendiri dicari oleh eks majikannya yang menginginkan Gohan sebagai magnet penarik donatur. Untuk menyamarkan identitas Gohan, Namcha melumuri bulu Gohan dengan lumpur sehingga berwarna cokelat dan memberinya nama baru: Brownie. Namcha yang pekerja ilegal akhirnya dideportasi. Sebelumnya, dia memberi gelang pemberian ibunya dan surat singkat untuk orang yang akan menemukan Brownie ke salah satu kaki Brownie. Setelah memberi Brownie makan terakhir kalinya, Namcha meninggalkan Brownie di dalam kereta api supaya tidak bisa ditemukan eks majikannya. Sepanjang perjalanan kembali ke negaranya, Namcha menangis tersedu-sedu karena tak bisa terus menjaga Brownie.
Sampai di stasiun, Brownie kembali menjadi anjing jalanan. Dia lalu bertemu dengan sepasang kekasih, Pele (Jinjett Wattanasin) dan Jaidee (Tontawan Tantivejakul) yang mengajaknya berfoto. Jaidee dari mulai diterima sebagai mahasiswi hingga kelulusannya sering memberi Brownie yang diberinya nama Hima makanan. Sampai tanpa sengaja Hima tertabrak kendaraan dan dibawa ke dokter. Baru diketahui bahwa Hima memiliki ginjal yang bermasalah dan hidupnya diperkirakan dokter tinggal tiga bulan. Pele dan Jaidee yang sudah putus tetap kompak merawat Hima. Karena sudah memiliki kekasih baru, tapi takut jatuh cinta lagi pada Pele, Jaidee pun memilih tidak bertemu lagi dengan Pele dan Hima. Pele membuat strip komik tentang Hima, bahwa anjing itu tidak akan meninggalkan majikannya sampai salju turun di Thailand. Karena Thailand tak pernah turun salju, itu berarti Hima akan hidup abadi. Setidaknya, itulah harapan Pele yang terus merawat Hima hingga bisa tetap hidup sampai 12 bulan melampaui prediksi dokter yang hanya 3 bulan.
Film ini sarat adegan mengharukan, misalnya saat Gohan berlari mengejar mobil yang ditumpangi Hiro.Juga saat Brownie berusaha membuka pintu kereta, tapi gagal membuntuti Namcha. Juga momen mengharukan lainnya saat Hima memimpikan tuan-tuan sebelumnya yang telah berpisah darinya. Film ini sangat menyentuh, sekalipun jika dibandingkan, misalnya dengan Hachiko, Gohan lebih sedikit menguras air mata. Bagi pemilik anabul, mereka pasti akan lebih menyayangi peliharaan mereka setelah menonton film ini.

Komentar
Posting Komentar