Resensi Buku Shopaholic Ties the Knot (Si Gila Belanja Akhirnya Kawin Juga)
Penulis : Sophie Kinsella
hlm : 440
ISBN : 978 - 602 - 03 - 1389 - 4
Rebecca Jane Bloomwood akan menjadi pengiring pengantin untuk pernikahan Suze, sahabatnya di Inggris dengan Tarquin. Dia sudah memesan gaun pada Danny, seorang desainer yang belum sukses yang menjadi sahabat Rebecca di New York. Meski belum memikirkan pernikahan, hubungan Rebecca dengan kekasihnya, Luke James Brandon berlangsung baik. Keduanya bahkan membuat rekening gabungan. Sebuah kejutan bahwa Luke lalu melamarnya saat pernikahan Suze dan Tarquin. Rebecca tentu saja mengiyakan dan Luke kini menjadi tunangannya. Namun, ketika tiba saatnya orang tua Rebecca berkenalan dengan ibu Luke, Elinor, Rebecca tak terlalu gembira. Elinor sendiri hanya menyediakan waktu selama dua belas menit untuk berkenalan dengan orang tua Rebecca. Terlebih, diam-diam tanpa sepengetahuan Rebecca, Elinor bersikeras pernikahan Rebecca dan putranya harus dilangsungkan di New York, sementara orang tua Rebecca ingin menyelenggarakannya di Oxshott. Rebecca bahkan tak sampai hati memberitahu orang tuanya bahwa pernikahannya mungkin akan diadakan di New York, bukan Oxshott.
Tak ingin bertengkar, Rebecca mengesampingkan dulu perihal lokasi pernikahannya kelak akan digelar. Elinor mengadakan pesta pertunangan untuk Rebecca dan Luke, tapi penjaga pintu yang tak mengenalinya tak memperbolehkannya masuk ke ruang pesta. Untungnya, Robyn, wedding planner-nya menyuruhnya masuk. Rebecca tak kenal siapapun tamu yang diundang, kecuali Michael Ellis, rekan Luke yang juga disukai Rebecca. Michael akan menjadi pendamping pengantin pria bagi Luke. Beruntung, Suze, Tarquin, dan Danny akhirnya datang, sehingga Rebecca tidak benar-benar merasa asing.
Baru saja merasa sedikit gembira, Rebecca mendapati Luke dan Michael bertengkar. Rebecca pun bertanya pada Michael. Ternyata beberapa pegawai Brandon Communications diambil oleh Elinor sebagai pegawai di yayasan amalnya dan perusahaan tetap membayar gajinya. Saat menanyakan pada Luke, Rebecca jadi bertengkar.
Selagi di New York, Suze menemani Rebecca untuk mencari gaun pengantin yang tepat untuknya. Rebecca tak bisa segera memutuskan. Suze bilang itu karena Rebecca belum pernah membeli hanya satu gaun sebelumnya.
Untuk mempersiapkan pernikahannya, Rebecca harus menyusun daftar kado yang diinginkan. Dia harus melakukannya sendirian karena Luke keberatan jika Rebecca meneleponnya saat jam kerja untuk urusan tetek bengek pernikahan. Di tengah kegembiraannya, Elinor membuat Rebecca dan Luke bertengkar. Elinor meminta Rebecca untuk menandatangani perjanjian pra nikah seolah khawatir Rebecca hanya mengincar harta Luke. Rebecca pun dengan marah menandatanganinya tanpa membaca setiap halamannya, lalu bergegas pergi. Beruntung pertengkaran mereka segera mereda dan keduanya berbaikan.
Rebecca baru saja akan mengabari Robyn bahwa dia akan menyelenggarakan pernikahannya di Oxshott, tapi tanpa sengaja Rebecca bertemu Alicia, perempuan yang pernah bekerja pada Luke. Teringat bagaimana Alicia dulu ingin mencuri klien Luke, publisitas buruk yang dialami Rebecca akibat pengaruh Alicia, dan tanpa sengaja mengetahui bahwa Alicia gagal mendapatkan Plaza, tempat yang sudah dipesan Elinor untuk pernikahan Rebecca dengan Luke, Rebecca pun memutuskan akan menikah di Plaza saja. Alicia yang merasa kalah pun pergi dengan kesal.
Saat Michael mendapat serangan jantung, Luke dan Rebecca pun menjenguknya di rumah sakit. Luke pun meminta maaf pada Michael karena pertengkaran mereka dulu. Di kemudian hari Luke baru menyadari bahwa ibunya tidak mencintainya dan hanya ingin memperalatnya.
Rebecca memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuanya. Dia ingin memberitahu secara langsung bahwa pernikahannya akan diadakan di New York. Sampai di rumah Rebecca menjadi kelu. Ternyata kedua orang tuanya sudah merenovasi rumah untuk pernikahannya di Oxshott. Rebecca pun semakin kesulitan untuk mengabarkan bahwa pernikahannya tak jadi diadakan di Oxshott. Saat bertemu Suze, Rebecca tak bisa menyembunyikan dari sahabatnya bahwa dia belum membatalkan salah satu persiapan pernikahannya. Suze mendesak Rebecca untuk menelepon Robyn dan membatalkan pernikahannya di New York, tapi air ketuban Suze tiba-tiba pecah. Seharusnya Suze melahirkan empat minggu lagi. Suaminya, Tarquin sedang membantu biri-biri melahirkan. Rebecca pun terpaksa belanja sendirian dalam keadaan panik apa saja yang kira-kira dibutuhkan untuk ibu yang akan melahirkan, lalu setelah itu membawa Suze ke rumah sakit dengan taksi.
Sesampai di rumah sakit, Suze tak mau melahirkan sebelum Rebecca membatalkan pernikahannya di New York. Rebecca pun terpaksa menelepon Robyn dan meninggalkan pesan suara bahwa dia akan menyelenggarakan pesta pernikahannya di Inggris. Setelah itu, Rebecca mendampingi Suze melahirkan dan menemaninya sampai Tarquin kembali.
Sekembalinya di New York, Rebecca baru tahu bahwa pesannya untuk Robyn tidak sampai karena banjir. Saat menemui Robyn di kantornya, Rebecca baru tahu bahwa dia harus membayar banyak jika membatalkan pernikahannya di New York. Perjanjian pra nikah yang ditandatanganinya tanpa membaca sekarang menyulitkan Rebecca. Rebecca sudah beberapa kali mencoba bicara pada Luke, tapi Luke sedang dalam keadaan terpukul setelah menyadari ibunya hanya memanfaatkan kesuksesannya. Luke tidak pergi bekerja dan memberikan sepatu-sepatu mahalnya pada orang-orang di jalan dan menyedekahkan segepok uang pada orang yang dikiranya pengemis. Karena marah pada ibunya, Luke memutuskan membatalkan pernikahannya di New York, meskipun mereka akan dikenakan penalti yang sangat mahal.
Rebecca merasa tak enak karena Luke bertengkar dengan ibunya. Rebecca lalu menemui Elinor dan membuat kesepakatan. Jika Elinor mau meminta maaf ke Luke, dia akan membujuk Luke untuk tetap menikah di New York. Elinor pun mengalah dan menyetujui permintaan Rebecca. Rebecca pun mengenakan gaun pengantin rancangan Danny.
Rebecca pun meminta Michael yang menikahkannya dengan Luke. Michael hanya menanyakan kesediaan Luke dan Rebecca untuk saling menerima sebagai suami dan istri dan melewatkan meresmikan keduanya sebagai suami-istri. Beruntung tak ada yang menyadarinya. Hanya Alicia yang tiba-tiba datang untuk mengacaukan rencana Rebecca, tapi Luke berhasil membawanya keluar ruangan pesta. Rebecca dan Luke pun segera berangkat dengan Lear jet pinjaman dari Lauren untuk menuju Oxshott guna melangsungkan pernikahan mereka yang sesungguhnya.
Setelah menikah di Inggris, Luke dan Rebecca sepakat berbulan madu dengan keliling dunia dengan tiket kelas satu selama setahun, bisa kurang dari itu atau bahkan lebih. Rebecca telah menguangkan semua kado pernikahannya dan memakai uangnya untuk bulan madu mereka.
Novel ini lucu dan seru. Pembaca dibuat ikut jengkel dengan ulah Rebecca Bloomwood yang tak berani memberitahu orang tuanya tentang situasi yang dihadapinya, sebaliknya malah mengarang cerita untuk menutupi apa yang terjadi. Meski begitu, pembaca juga dibuat terkesan dengan kebijaksanaan Rebecca yang mendamaikan Luke dengan ibunya. Pesan moral yang ingin disampaikan Kinsella adalah bahwa keluarga itulah yang terpenting.
Jika ingin membaca buku ini dan belum sempat membelinya, buku ini dapat dipinjam di Ipusnas.

Komentar
Posting Komentar